Kegiatan Audit Klinis Tuberkulosis (TB) Paru di RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango, resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Anang S. Otoluwa, MPPM. Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Toto Kabila ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien Tuberkulosis.
Audit klinis dilaksanakan untuk mengevaluasi tata laksana pelayanan pasien TB, memastikan penerapan standar pelayanan yang sesuai, serta memperkuat pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi antara tim audit dan tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, tim audit memberikan sejumlah rekomendasi kepada RSUD Toto Kabila guna mendukung optimalisasi pelayanan diagnostik dan penatalaksanaan pasien Tuberkulosis. Rekomendasi tersebut meliputi penyediaan Biological Safety Cabinet (BSC) sebagai sarana penunjang pemeriksaan TCM Xpert dan TCM XDR, sehingga proses pemeriksaan dapat dilaksanakan sesuai standar keselamatan laboratorium dan memberikan perlindungan bagi petugas.
Selain itu, rumah sakit juga direkomendasikan untuk menyediakan fasilitas pemeriksaan elektrolit, khususnya kadar magnesium, sebagai bagian dari pemantauan kondisi pasien TB yang sedang menjalani terapi. Pemeriksaan tersebut dinilai penting, terutama pada pasien yang berisiko mengalami gangguan elektrolit sebagai efek samping pengobatan.
Melalui audit klinis ini, diharapkan kualitas pelayanan Tuberkulosis di RSUD Toto Kabila semakin meningkat, baik dari aspek diagnosis, keselamatan laboratorium, maupun pemantauan terapi pasien. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal sekaligus berkontribusi terhadap percepatan eliminasi Tuberkulosis di Provinsi Gorontalo.