Memuat . . .
 
RSUD Toto Kabila Perkuat Layanan Uronefrologi Melalui Monitoring dan Pembinaan Tim Pengampu Kementerian Kesehatan RI
  • Moh. Firgiyawan Mustaki
  • 30 Juli 2026
  • 219 x
Dokumentasi

RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menerima kunjungan Tim Monitoring, Evaluasi (Monev), dan Pembinaan Layanan Prioritas Uronefrologi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Toto Kabila tersebut dihadiri oleh Direktur RSUD Toto Kabila Iwan Usman, S.K.M., S.Kep., Ns., M.Si, Tim Pengampu Layanan Uronefrologi dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, serta jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Toto Kabila.


Dalam sambutannya, Direktur RSUD Toto Kabila menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Pengampu Nasional yang terus memberikan pendampingan dalam pengembangan layanan prioritas, khususnya bidang uronefrologi. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian sekaligus menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pendampingan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSUD Toto Kabila untuk terus berbenah, memenuhi standar pelayanan, serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan kesiapan sarana prasarana sehingga layanan uronefrologi dapat berkembang secara optimal,” ujar Iwan Usman.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Medik dan Keperawatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Iwan Abdul Rachman, Sp.An., KNA., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan dalam memastikan implementasi program pengampuan layanan prioritas berjalan sesuai standar nasional. Ia menegaskan bahwa penguatan layanan uronefrologi tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kompetensi sumber daya manusia, tata kelola pelayanan, serta kolaborasi antara rumah sakit pengampu dan rumah sakit jejaring.

Tim Pengampu dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung selanjutnya melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, mulai dari pelayanan medis, kompetensi tenaga kesehatan, tata kelola rumah sakit, kesiapan fasilitas, hingga implementasi layanan uronefrologi secara komprehensif. Melalui sesi diskusi dan pembinaan, tim juga memberikan berbagai rekomendasi strategis guna mendukung peningkatan mutu layanan serta memperkuat sistem rujukan di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari program pengampuan layanan prioritas Kementerian Kesehatan yang telah dilaksanakan di RSUD Toto Kabila. Program tersebut bertujuan memperkuat kapasitas rumah sakit daerah agar mampu menghadirkan layanan spesialistik yang berkualitas, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Melalui pendampingan berkelanjutan dari Kementerian Kesehatan RI dan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUD Toto Kabila diharapkan semakin siap menjadi rumah sakit rujukan unggulan dalam pelayanan uronefrologi di Provinsi Gorontalo serta mendukung transformasi sistem kesehatan nasional melalui pelayanan yang aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.